Dokumentasi: Kegiatan FELISPA 2.0 bertema Literacy in Action SMP Negeri 1 Pameungpeuk Tahun Pelajaran 2026/2027 dalam upaya memperkuat budaya literasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap bahasa dan sastra. [Foto: Tim Humas]
SMPN1PAMEUNGPEUK.SCH.ID — FELISPA 2.0 SMPN 1 Pameungpeuk mengangkat tema Literacy in Action melalui program kokurikuler yang berlangsung pada 19–22 Oktober 2026. Program ini mengajak murid kelas VII, VIII, dan IX untuk mengembangkan kemampuan membaca, berpikir kritis, berkomunikasi, serta berkarya melalui kegiatan literasi dan apresiasi bahasa.
SMP Negeri 1 Pameungpeuk mengembangkan program ini dengan mengedepankan tiga dimensi lulusan, yaitu komunikasi, penalaran kritis, dan kreativitas. Sekolah juga memperkuat kekhasannya melalui budaya literasi serta kecintaan terhadap bahasa dan sastra.
Melalui FELISPA 2.0, murid tidak hanya membaca teks, tetapi juga menggali informasi penting, menyampaikan tanggapan, mengembangkan gagasan menjadi karya sederhana, dan mempresentasikan hasil pemikirannya. Dengan demikian, kegiatan literasi menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan bermakna.
Membaca Bersama, Mengasah Pemahaman
Rangkaian FELISPA 2.0 dimulai pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan upacara bendera, pembukaan kegiatan, dan pemasangan tenda yang memanfaatkan kerudung. Setelah itu, murid mengikuti materi literasi dan pembagian kelompok bersama wali kelas di ruang kelas masing-masing.
Pada Selasa, 20 Oktober 2026, murid mengikuti kegiatan membaca bersama di lapangan sekolah. Setiap jenjang mempelajari jenis teks yang berbeda sesuai dengan fokus pembelajarannya.
- Kelas VII: teks deskripsi.
- Kelas VIII: artikel pendek atau teks laporan hasil observasi (LHO).
- Kelas IX: teks biografi.
Setelah membaca, murid mengerjakan lembar kerja berupa teka-teki silang (TTS) untuk menguji pemahaman terhadap bacaan. Aktivitas ini mendorong mereka mengenali informasi penting, memahami kosakata, dan menghubungkan berbagai petunjuk berdasarkan isi teks.
Sekolah juga mengatur waktu istirahat dan pembelajaran reguler agar kegiatan kokurikuler tetap selaras dengan agenda belajar setiap jenjang.
Permainan Literasi Hadirkan Pengalaman Belajar Interaktif
Pada Rabu, 21 Oktober 2026, rangkaian kegiatan berlanjut dengan membaca bersama dan permainan literasi di lapangan sekolah. Murid mengeksplorasi report text berbahasa Inggris melalui latihan interaktif menggunakan Wordwall atau Quizizz.
Selain itu, permainan True or False mengajak peserta menjawab pernyataan berdasarkan informasi yang mereka pahami. Permainan Finding Word menantang murid menemukan kata yang sesuai dengan petunjuk dan pemahaman bacaan sebelumnya.
Kedua permainan tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk melatih ketelitian, memperkaya kosakata, dan menyampaikan jawaban secara tepat. Suasana belajar yang interaktif juga mendorong partisipasi serta keberanian mereka dalam menunjukkan kemampuan.
Lomba Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda Tumbuhkan Kreativitas
FELISPA 2.0 menghadirkan perlombaan bahasa dan sastra untuk memberikan ruang ekspresi bagi murid. Pada Rabu, 21 Oktober 2026, kegiatan mencakup empat cabang bahasa Indonesia dan tiga cabang bahasa Sunda.
Cabang bahasa Indonesia meliputi:
- Pidato.
- Dongeng.
- Cerpen.
- Puisi.
Sementara itu, cabang bahasa Sunda mencakup:
- Biantara.
- Ngadongeng.
- Aksara Sunda.
Panitia menyiapkan ruang kegiatan sesuai dengan cabang perlombaan. Peserta lomba pidato dan biantara menggunakan Ruang Bale, peserta dongeng dan ngadongeng menuju Ruang Seni, sedangkan peserta cerpen dan aksara Sunda menggunakan Laboratorium Baru. Panitia juga menyiapkan masjid sekolah sebagai tempat lomba puisi.
Melalui kegiatan tersebut, murid memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, mengapresiasi karya sastra, melestarikan bahasa daerah, serta menunjukkan kreativitas sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Bahasa Inggris Perkuat Kepercayaan Diri Murid
Pada Kamis, 22 Oktober 2026, FELISPA 2.0 menjadwalkan tiga cabang perlombaan bahasa Inggris, yaitu News Anchor, Storytelling, dan Speech.
Panitia menyiapkan Ruang Bale untuk News Anchor, Ruang Seni untuk Storytelling, dan Laboratorium Baru untuk Speech. Melalui ketiga cabang tersebut, murid berlatih menyampaikan informasi, membawakan cerita, dan mengungkapkan gagasan dalam bahasa Inggris.
Kegiatan ini memperluas pengalaman berkomunikasi sekaligus melatih penguasaan kosakata, pelafalan, ekspresi, dan kepercayaan diri saat berbicara di depan audiens.
Pada hari yang sama, sekolah juga menjadwalkan penampilan peserta lomba Bulan Bahasa Kabupaten Garut dalam cabang dongeng, puisi, dan pidato. Murid yang tidak mengikuti perlombaan tetap menjalankan kegiatan belajar di kelas masing-masing.
Literasi Menjadi Bagian dari Karakter Pembelajar
FELISPA 2.0 menghubungkan kemampuan membaca dengan keterampilan berpikir, berbicara, dan menghasilkan karya. Setiap kegiatan memberi kesempatan kepada murid untuk memahami informasi, menguji gagasan, menyampaikan pendapat, serta menghargai ekspresi bahasa dan sastra.
Program ini sejalan dengan pengembangan pembelajaran di SMP Negeri 1 Pameungpeuk yang mendorong pengalaman belajar bermakna melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.
Sekolah berharap pengalaman dalam FELISPA 2.0 dapat menumbuhkan kebiasaan membaca, ketajaman bernalar, keberanian berkomunikasi, dan kreativitas murid. Kecintaan terhadap bahasa Indonesia, bahasa Sunda, dan bahasa Inggris juga diharapkan berkembang melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan menantang.
Melalui semangat Literacy in Action, SMP Negeri 1 Pameungpeuk terus mendorong murid untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan di ruang kelas.
FELISPA 2.0 — Membaca, Bernalar, Berkarya, dan Berkomunikasi.

bagus